Sabtu, 05 Desember 2015



SISTEM EKSKRESI MANUSIA
.
        Ekskresi adalah proses pengeluaran zat sisa metabolisme yang tidak dibutuhkan lagi oleh tubuh. Untuk memperlancar ekskresi, dibutuhkan alat. Alat untuk eksresi yaitu Ginjal, Kulit, Hati dan Paru-paru.

A.           Ginjal
 

Ginjal terletak di rongga perut (sebelah kanan dan kiri ruas-ruas tulang pinggang). Fungsi utama ginjal adalah menyaring darah. Ginjal terbagi 4 bagian, yaitu :




a) Bagian – bagian ginjal :
 

a.  Kulit Ginjal (Korteks)
Kulit ginjal (korteks) terletak di bagian luar Ginjal. Di korteks terdapat nefron. Nefron berfungsi untuk menyaring darah dan proses pembentukan urine. Nefron terdiri dari 4 bagian, yaitu :


1) Badan Malpighi
Badan Malpighi terdiri dari 2, yaitu glomerulus dan simpai bowman. Glomerulus berfungsi untuk tempat proses filtrasi. Filtrasi adalah proses peyaringan zat sisa metabolisme yang tidak dibutuhkan lagi. Dan simpai bowman berfungsi untuk menghantarkan hasil proses filtrasi menuju ke tubulus kontortus proximal.

2) Tubulus Kontortus Proximal
        Tubulus kontortus proximal berfungsi untuk tempat proses reabsorpsi. Reabsorpsi adalah proses penyerapan kembali zat-zat yang masih dibutuhkan tubuh.

3) Tubulus Kontortus Distal
        Tubulus kontortus distal berfungsi untuk tempat proses augmentasi. Augmentasi adalah proses penambahan zat-zat metabolisme yang tak dibutuhkan tubuh, seperti obat-obatan.

4) Tubulus Kolektivus
        Tubulus kolektivus berfungsi untuk tempat pengumpulan urine sebelum menuju ke medulla.

b.  Sumsum Ginjal (Medulla)
Sumsum ginjal (Medulla) berfungsi untuk tempat bermuaranya urine sebelum menuju ke rongga ginjal (Pelvis).

c.   Rongga Ginjal (Pelvis)
           Rongga ginjal (Pelvis) berfungsi untuk tempat penampungan urine sementara sebelum menuju ke kandung kemih

d.  Ureter
           Ureter adalah saluran penghubung ginjal dengan kandung kemih. Berfungsi untuk menghantar urine menuju kandung kemih.

b) Tahap pembentukan urine :          
·      Filtrasi
Proses pembentukan urine tahap pertama adalah filtrasi yang mana terjadi saat darah yang mengandung air, gula, garam, urea dll dan tahap ini terjadi di badan malphigi. Setelah terjadinya filtrasi terbentuklah filltrat glomerulus yang disebut juga sebagai urin primer. Urin primer sendiri di dalamnya masih banyak sekali mengandung zat-zat yang berguna bagi tubuh seperti glukosa, garam urea, asam amino, terkecuali protein. Nantinya sebagian besar glomerulus akan kembali diserap oleh tubuh.
·       
     Reabsorbsi
Tahap reabsorbsi dalam proses pembentukan urine yaitu urine primer yang tadi didapatkan dari glomerulus selanjutnya akan dialirkan ke tubulus proksimal. Proses ini akan membuat urin primer mengalami penyerapan kembali dan zat-zat yang diserap akan dikembalikan ke tubuh lewat kapiler darah di dekat tubulus. Nantinya juga akan terjadi penyerapan natrium di lengkung henle, yang nantinya sisa dari penyerapan tersebut akn memebentuk urine sekunder. Urin sekunder sendiri bersifat tidak berguna bagi tubuh karena mengandung urea yang sangat tinggi.
·       
     Augmentasi
Setelah melewati proses reabsorbsi, proses pembentukan urine selanjutnya adalah augmentasi. Augmentasi adalah proses dimana urine sekunder akan masuk ke tubulus kontertus distal melewati lengkung henle. Di tubulus kontertus distal urin sekunder akan berubah menjadi lebih pekat karena akan kehilangan H2O. Lalu urine akan disimpan di kantung kemih, kantung kemih maksimal hanya bisa menampung air sebanyak 300 ml.

    Urin yang ada di kantung kemih nantinya akan keluar  dari tubuh lewat saluran uretra. Manusia pada normalnya akan memproduksi urine sebanyak 2 liter setiap harinya dan banyaknya produksi urine dalam tubuh ditentukan oleh faktor-faktor seperti jumlah air yang dikonsumsi, suhu udara, dan tekanan darah.

Dari keterangan diatas, dapat kita simpulkan bahwa ginjal sebagai alat ekskresi karena dapat menghasilkan urine

Faktor yang mempengaruhi banyak sedikitnya urine :

§  Hormone antideuritik ( ADH )
§  Hormon insulin
§  Jumlah air yang diminum
§  Suhu lingkungan

Kandungan di dalam urine :

-        95% Air
-        5 % Zat yang terlarut dalam air, meliputi :
o  Urea, ureum, dan amoniak yang merupakan hasil perombakan protein yang menyebabkan urine berbau
o  Garam – garam dapur, terutama garam dapur (NaCI), mencegah urine darah.
o  Zat warna empedu (bilirubin) yang memberi warna urine menjadi kuning.
o  Zat – zat yang berlebihan dalam darah, seperti obat – obatan, vitamin, dan hormone, yang menyebabkan urine berbau khas.

        c) Berbagai Gangguan Ginjal :

-        Nefritis
Penyebab : peradangan pada nefron yang disebabkan oleh bakteri streptococcus
Tandanya : Urin yang keruh dan mengandung darah atau nanah

-        Albuminuria
Penyebab : kerusakan pada ginjal
Tandanya : Urine mengandung protein

-        Diabetes Mellitus
Penyebab : kekurangan hormon insulin
Tandanya : urine melebihi batas normal

-        Diabetes Insipidus
Penyebab : kekurangan hormon ADH
Tandanya : urine mengandung kadar glukosa yang tinggi

B.            PARU – PARU

       
Letak    : Di rongga dada, jumlahnya sepasang

Proses Pernapasan ( Proses Oksidasi ) :

C6H12O6 + 6O2 (menghasilkan)  6CO2 + 6H2O + Energi

Keterangan :
-    C6H12O6   = Zat makanan / Glukosa
-     6O2           = Oksigen
-    6CO2      = Karbondioksida
-    6H2O    = Uap air
- Energi   =  (Dimanfaatkan untuk
                           kegiatan sehari - hari)


Dari proses pernapasan / proses oksidasi di atas dihasilkan Karbondioksida, Uap air dan Energi. Zat sisa yang tidak dibutuhkan tubuh adalah Karbondioksida ( 6CO2 ) dan Uap air ( 6H2O ).

Sehingga bisa kita simpulkan bahwa fungsi dari paru – paru adalah :

·      Sebagai organ pernapasan (menukar CO2 dari darah dengan O2 dari udara)

·       Sebagai alat Ekskresi. Karbondioksida dan Uap air dikeluarkan / dihembuskan ketika kita bernafas.


Gangguan pada Paru – paru :

-        TBC
Tanda      : Batuk berdarah, tubuh kurus, alveolus berbintik – bintik kecil, lelah dan lemas, nafsu makan menurun, demam ringan, berkeringat pada malam hari.

Penyebab     : Bakteri Mycobacterium
                            Tuberkolusis

Mengatasi    : Pengobatan rutin dalam jangka 6 bulan, karantina, vaksin BCG

-        Asma
Tanda                : Sesak napas disertai bunyi
  “mengi”

Penyebab         : Alergi debu, serbuk bunga,
                             dsb

Mengatasi         : Hindari penyebab alergi, 
                               obat pelega pernapasan

-        Kanker paru – paru
Tanda                : Tumbuh jaringan didalam
 paru – paru, batuk, sakit pada dada, sesak napas, batuk berdarah, mudah lelah

Penyebab         : asap rokok

Mengatasi        : Hindari rokok, radioterapi

-        Bronkitis ( peradangan bronkus )
Tanda                : Demam, batuk berdahak,
 sesak nafas ketika olahraga, sering infeksi pernapasan (Hu), hidung meler, lelah, menggigil, sakit punggung

Penyebab : infeksi bakteri, virus, rokok

Mengatasi : Antibiotik

  C.  HATI


        Terletak di terletak dalam rongga perut sebelah kanan, tepatnya di bawah diafragma. Fungsi hati antara lain :

·      Menghasilkan getah empedu yang berasal dari perombakan sel darah merah yang telah rusak. Fungsi hati sebagai alat ekskresi

· Mengekskresikan ureum terbentuk dari perombakan protein

·             Menyimpan gula dalam bentuk glikogen

·              Menetralkan racun

·             Merombak sel darah merah yang telah tua

·            Membentuk vitamin A dari provitamin A

·            Tempat pembentukan fibrinogen dan protrombin (protein darah yang berfungsi dalam proses pembekuan darah )

Dari keterangan diatas, dapat kita simpulkan bahwa hati sebagai alat ekskresi. Zat sisa yang dihasilkan adalah Getah Empedu yang berasal dari perombakan sel darah merah yang telah rusak.

Gangguan Fungsi Hati :

-        Penyakit kuning (Hepatitis A)
Tanda                    : Perubahan warna kulit
dan putih mata menjadi kuning

Penyebab              : virus

Cara mengatasi    : temulawak, hindari
 makanan yang  terkontaminasi virus, vitamin untuk daya tahan tubuh.

-        Penyakit kuning (Hepatitis B)
Tanda                    : Seperti sakit flu, sakit
kuning dan diare, urine menjadi kecoklatan

Penyebab              : Virus

Cara mengatasi    : Vaksinasi

-        Sirosis hati
Tanda                    : Pengerasan pada hati
(timbulnya jaringan parut dan kerusakan sel – sel )

Penyebab              : Malnutrisi
(kekurangan protein hewani), virus, minum alcohol, bakteri, keracunan obat, komplikasi hati.

                   Cara mengatasi : mengurangi konsumsi
lemak (perbaiki pola makan)

D. KULIT
                 
               Kulit terletak dipermukaan tubuh manusia berfungsi melindungi tubuh dari mikroorganisme, pancaran sinar matahari dan sebagainya.

Struktur Kulit :
        

  
       Lapisan Kulit :

1.   Epidermis ( Kulit ari )
·      Lapisan Tanduk ( stratum korneum )
Ciri – ciri     : Sel – selnya mati (mudah
  mengelupas)

·      Lapisan Malphigi ( stratum granulosum )
Ciri – ciri     : Sel – selnya hidup
                      Membentuk lapisan tanduk yang
  baru
  Terdapat pigmen (zat warna) kulit

2.  Dermis ( Kulit  jangat )

·      Akar rambut berfungsi sebagai tempat tumbuhnya rambut

·      Pembuluh darah berfungsi menyampaikan zat-zat makanan, O2, dan lain-lain.

·      Kelenjar keringat berfungsi sebagai alat menghasilkan keringat (alat ekskresi)

·      Kelenjar minyak berfungsi menghasilkan minyak untuk melembabkan kulit dan rambut supaya tidak kering

·      Ujung-ujung syaraf berfungsi menerima rangsangan dari luar (sebagai indra peraba)

·      Otot polos berfungsi menggerakkan rambut

3.  Lapisan lemak di bawah kulit / Subcutaneus Layer
Lapisan lemak di bawah kulit berfungsi sebagai tempat penyimpanan lemak.

Fungsi Kulit :

·      Sebagai alat ekskresi karena memiliki kelenjar keringat yang dapat menghasilkan keringat

·      Pelindung tubuh dari kerusakan

·      Tempat menyimpan kelebihan lemak

·      Tempat pembuatan vitamin D dari provitamin D

·      Sebagai indra peraba

·      Sebagai pengatur suhu tubuh

Dari keterangan diatas, dapat kita simpulkan bahwa kulit sebagai alat ekskresi karena terdapat kelenjar keringat yang dapat menghasilkan keringat.

~ SEMOGA BERMANFAAT ~

Tidak ada komentar:

Posting Komentar